Semrawut Berlanjut, Wako Turun Tangan PASAR PADANG PANJANG KINI LEBIH NYAMAN

Semrawut Berlanjut, Wako Turun Tangan PASAR PADANG PANJANG KINI LEBIH NYAMAN

| Dari Balaikota, Kabar Pasar
722

Padang Panjang, Kominfo – Hanya dalam tempo satu malam, kondisi pasar Padang Panjang berubah total. Dari yang semula sumpek, semrawut dan sulit diakses dengan kendaraan, namun Rabu (5/7) malam kemaren keadaanya berubah bersih, bagai disulap. Ruas jalan yang semula sempit, sulit dilalui, tiba-tiba lapang. Malah aroma yang tidak sedap, malam kemaren tercium wangi.

Memang kondisi pasar Padang Panjang selama ini sudah begitu centang parenang. Keluhan demi keluhan terus bermunculan akibat kondisi tersebut. Namun jajaran SKPD yang seharusnya bertanggung sepertinya dibuat tidak berdaya. Alhasil keadaanya tak kunjung berubah, tapi malah bertambah runyam.

Tapi kenapa Rabu malam kemaren situasinya bisa berubah total.

Nah, melihat aparat dibawahnya tidak mampu berbuat, Wali Kota, H. Hendri Arnis lansung turun tangan. Semula cara-cara persuasif berusaha disampaikan Hendri kepada pemililk kendaraan yang tengah parkir di badan jalan, agar memindahkan kendaraanya, begitupun kepada pemilik lapak yang berada di pasar malam itu.

Setelah sekian kali himbauan tak digubris, wajar saja wali kota pun mengganti polanya. Aparat satpol PP pun dikerahkan. Dibawah komando langsung Hendri Arnis, kendaraan roda dua yang terpakir di ruas jalan dan di koridor pejalan kaki, diangkut ke Mako Pol PP. Lapak-lapak liar, juga diangkat dan dibongkar.

Tak hanya sekedar menyuruh, sang Wali Kota pun ikut berjbaku. Mungkin tak tega melihat pasukan Pol PP nya capek, Hendri Arnis pun ikut turun tangan mengangkat gerobak dan lapak yang menyesakkan jalanan pasar Kota Padang Panjang,

Begitu areal tersebut steril dari parkir liar, pasukan kuning diturunkan sebagai lapis kedua. Puluhan anggota K3 dibawah dikomando Kabid Kebersihan, Kasimin, SH, bergerak membersihkan lolasi tersebut. Koridor pejalan kaki yang sudah bacilomok karena minyak gorengan dan kuah bekas lapak pedagang makanan, dicuci dan dipel dengan pewangi.
Kontan saja, areal pasar yang beberpa saat sebelumnya sumpek dan sesak, langsung berubah lega dan wangi aromanya.

Sejumlah masyarakat yang turut menyaksikan malam itu, mengakui bahwa langkah tegas dan cepat Wali Kota, sudah seharus dilakukan untuk membereskan pasar padang panjang.
“Rasanya mustahil pasar Padang Panjang bisa senyaman ini, tapi ternyata bisa juga terwujud,” ciloteh masyarakat, sembari merasa ikut prihatin melihat wali kota mereka harus turun tangan menertibkan pasar hingga dini hari.

Sejumlah pedagang yang ditemui, juga memaklumi kondisi yang berlaku malam itu. Semula mereka sempat tendensius menyaksikan ketegasan walikota. Tapi setelah melihat hasilnya, mereka pun akhirnya mahfum dan malah berterima kasih.

“Iya sih, kalau kendaraan sulit masuk ke pasar, konsekuensinya pembeli jadi sedikit dan omzet kami pun kecil,” ujar Aan, pedagang CD yang berjualan hingga jam 12 malam.

Wali kota Hendri Arnis yang ditemui saat menjamu petugas K3 makan tengah malam di pasar kuliner Padang Panjang, menjelaskan bahwa kesemrawutan yang terjadi, bukan murni akibat kesalahan pedagang dan pemilik kendaraan.

Karena menurutnya, saat ini tengah berlangsung pembangunan pasar sentral Padang Panjang, yang tak jauh dari lokasi pasar penampungan sekarang. Dan lokasi yang tertibkan tadi bukanlah pasar permanen.

“Tapi walaupun lokasi itu bersifat temporer, tentu tidak pula boleh dibiarkan semrawut begitu saja. Nah sekarang coba lihat, bagus kan,” ujar walikota familiar tersebut, sambil menunjuk areal pasar yang sudah terlihat rapi dan nyaman.

Menurutnya, tidak hanya pembeli yang akan dibuat nyaman, pedagang juga akan merasakan efek positifnya.
Mantan wakil bupati termuda se Indonesia era 2008 -2013 ini menyebutkan, bahwa dalam sebuah proses penegakan aturan, pemerintah tidak boleh kalah dengan rakyatnya.

“Tadi kan teman-teman wartawan sudah lihat, kita berusaha persuasif dulu dengan mengajak dan menghimbau. Namun bila itu tidak mempan, baru kita agak represif, yaa terpaksa pol PP saya kerahkan,” ujar Wako.

Hendri berharap agar pedagang dan masyarakat padang panjang sedikit bersabar, karena bulan september depan, pembangunan physik pasar Padang Panjang ditargetkan rampung.

“Saya sudah perintahkan Dinas PU, agar akhir Agustus 2017 ini pembangunan pasar tersebut selesai dan September sudah bisa diresmikan,” target Hendri.

Pihak PU Padang Panjang, seperti disampaikan Kabid Cipta Karya, Dt. Agung Satria, bahwa tenggat waktu yang ditargetkan Wali kota, akan direalisasikan.

“Kami berupaya untuk lebih intens mengkomunikasikan hal ini dengan pihak kontraktor, agar lebih memacu pekerjaanya, sehingga September nanti bisa diresmikan, sesuai target yang diberikan Pak Wali,” ujar Dt.Agung. (Kominfo/yg)

Facebook Comments