Sebuah Petunjuk dari Al-Qur’an Seorang Tahanan Polres Padang Panjang Masuk Islam

Sebuah Petunjuk dari Al-Qur’an Seorang Tahanan Polres Padang Panjang Masuk Islam

| Dari Balaikota
546

 

Padang Panjang, Kominfo – Masundung Siahaan warga asli Penamparan Kab. Toba Samosir yang lahir pada 03 Oktober 1993, dan saat ini berstatus tahanan di Kapolres Kota Padang Panjang telah berganti nama menjadi “Ahsan Abdul Hadi Siahaan” usai Sholat Dzohor Rabu Siang (18/10), di Mushola Kapolres Kota Padang Panjang, Masundung melafadzkan dua kalimah syahadat di hadapan para saksi dan Pemerintah Kota Padang Panjang serta jajaran Polres Padang Panjang ditambah lagi dengan Rekan-Rekan Pers se-Kota Padang Panjang.Dengan penuh kesadaran dan keikhlasan Masundung (Ahsan) mengucapkan dua kalimah Syahadat untuk meninggalkan agama yang sebelumnya yang dia anut yaitu Kristen Katolik, demi masuk dan memeluk agama Islam.

Penyadaran untuk memeluk agama Islam ini telah berlangsung cukup lama, dimana Ahsan telah sadar dari sejak dia Kuliah Di ISI pada Semester II. “Saya memeluk Islam setelah benar-benar menyadari hanya Islam-lah agama yang dijamin Allah Swt kebenarannya,” tutur Masundung.

“Tidak ada yang membujuk-bujuk ataupun memaksa. Saya masuk Islam dengan kesadaran sendiri. Itu pun setelah mendalami dan membedakan antara kitab Injil dan Al-Qur’an dan saya menemukan bahwa memang benar hanya Islam agama yang kebenarannya telah dijamin Allah Swt,” ungkapnya.

“Saat itu saya bertanya pada teman kuliah tentang agama islam ini, cuma dia hanya menjawab jika benar-benar mau masuk islam ‘tanyakan kepada Ustad’ atau orang yang lebih tahu, saya bingung kemana harus bertanya lagi, tapi setelah saya berada di Kapolres ini saya akhirnya mendapatkan petunjuk. Dan akhirnya bapak-bapak dari Kapolres menuntun saya untuk masuk agama islam,” katanya menyudahi.

Walikota Padang Panjang yang hadir saat acara persyahadatan ini mengungkapkan bahwa Kapolres Kota Padang Panjang saat ini memang sangat banyak sekali membawa perubahan untuk Kota Serambi mekkah ini, banyak inovasi-inovasi yang telah dilakukannya, contohnya hari ini telah hadir seseorang yang ingin menjadi muslim.

“Saya rasa ini merupakan suatu hal yang sangat-sangat butuh pemikiran dan kajian yang mendalam, karena ini merupakan pindah keyakinan dan yang akan kita jalani untuk kehidupan kedepannya, masuk islam itu memang mudah tapi jangan sampai meninggalkan semua ajaran dan perintah Allah SWT seperti Sholat, Mengaji, Dzikir dan lain sebagainya,” terang Hendri.

“Kita selaku umat muslim yang ada disini mari kita ajarkan, kita contohkan semua yang baik terhadap saudara kita yang baru masuk islam ini dan kita juga harus memantau beliau, memberikan modal dasar mengenai agama islam,” tambah Hendri.

Sementara itu Kapolres Padang Panjang AKBP. Cepi Noval, SIK, menjelaskan, semua tahanan yang ada di Kota Padang Panjang ini setiap harinya diberi bekal untuk sholat dan baca Al-Qur’an.

“Kami ajak semua tahanan disini untuk sholat berjamaah serta mengaji bersama, ditambah juga dengan mendengarkan tausiah atau pengajian-pengajian lainnya,” terang Cepi Noval.

Ketua DPRD Kota Padang Panjang juga menambahkan bahwa “Kita selaku umat Islam tentunya harus memberikan kenyamanan untuk Masundung, dan ini merupakan pelajaran untuk kita semua bahwasanya Agama yang mulia itu adalah Islam,” jelas Novi. (Release Kominfo/yg)

Facebook Comments