Rapat Paripurna DPRD Wakil Walikota Sampaikan Ranperda APBD dan Tiga Ranperda Kota Padang Panjang

Rapat Paripurna DPRD Wakil Walikota Sampaikan Ranperda APBD dan Tiga Ranperda Kota Padang Panjang

| Dari Balaikota
363

Padang Panjang, Kominfo – Penyampaikan  Nota Penjelasan Walikota Padang Panjang Terhadap Ranperda Tentang Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Kota Padang Panjang Tahun Anggaran 2018 Dan Penyampaian Nota Penjelasan Walikota Terhadap Tiga Ranperda Kota Padang Panjang Dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang Panjang yang disampaikan oleh Wakil Walikota Padang Panjang dr. Mawardi, diruangan Sidang DPRD, Senin (13/11).Penyampaian Ranperda tersebut disaksikan langsung oleh 11 orang Anggota Dewan, Forkopimda, Sekretaris Daerah, Para Asisten, Staf Ahli, Kepala Dinas, Kepala Sekolah, Tokoh Masyarakat, serta para Pejabat dan undangan lainnya.

Wakil Walikota Padang Panjang Mawardi dalam penjelasannya menyampaikan, Pendapatan Daerah terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana perimbangan dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah. Dalam perkembangannya, maka selama ini dari tahun ke tahun, secara fluktuatif Pendapatan Daerah menunjukan adanya kecenderungan meningkat, dimana untuk tahun 2018 direncanakan naik sebesar 3,01% dari tahun 2017.

Dilihat dari komponen PAD, maka untuk tahun 2018 diproyeksikan naik  sebesar 59,53% dari Tahun Anggaran 2017. Pada komponen Dana Perimbangan pada Tahun Anggaran 2018 diprediksi turun sebesar 1,15% dari Tahun Anggaran 2017. Sedangkan pada komponen Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah, untuk Tahun Anggaran 2018 juga mengalami penurunan sebesar 45,90%  dari Tahun Anggaran 2017 yang berasal dari dana insentif daerah (DID) dimana pada Tahun 2018 sekalipun DID masih didapatkan namun jumlahnya jauh mengalami penurunan yaitu dari Rp 42.836.368.000,00 pada tahun 2017 menjadi sebesar Rp 8.000.000.000,00.

Mengenai Pembangunan Pasar  Pusat  Kota Padang Panjang yang direncanakan telah beroperasi pada Tahun 2018, maka dalam Rancangan APBD Kota Padang Panjang Tahun Anggaran 2018, total Pendapatan Daerah direncanakan sebesar Rp. 628.384.612.872,00 atau mengalami kenaikan sebesar 3,01% dari Tahun Anggaran 2017 dari yang dianggarkan pada  Perubahan APBD 2017.

“Secara keseluruhan Belanja Daerah Kota Padang Panjang Tahun Anggaran 2018 direncanakan sebesar Rp. 688.184.612.872,00 yang terdiri dari, jumlah ini turun sebesar 8,93% atau senilai 67.462.785.759,39 dari senilai 755.647.398.631,39 yang dianggarkan pada APBDP 2017,” kata Mawardi.

Mawardi melanjutkan penyampaian dari Tiga Ranperda yaitu Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Padang Panjang Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Pajak Daerah, dimana secara garis besar yang mengalami perubahan adalah Perubahan atas Pasal 17, Penambahan/penyisipan Paragraf 5 Kewajiban Penggunaan Bon Penjualan (Bill), Perubahan atas Pasal 35 dan Perubahan atas Pasal 55.

Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Padang Panjang Nomor 2 Tahun 2011 Tentang Retribusi Jasa Usaha yakni perubahan tarif retribusi jasa usaha adalah kenaikan biaya penyediaan jasa retribusi jasa usaha yang meliputi biaya operasi dan pemeliharaan, biaya bunga, dan biaya modal serta untuk memperoleh keuntungan layak yang berorientasi kepada harga pasar.

Dan yang terakhir Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Padang Panjang Nomor 12 Tahun 2011 Tentang Retribusi Jasa Umum, secara garis besar yang mengalami perubahan atau penambahan objek retribusi pada Retribusi Jasa Umum diantaranya Retribusi  Pelayanan kesehatan, Perubahan atas tarif  Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum, Perubahan atas tarif Retribusi, Pengujian Kendaraan Bermotor dan Penambahan Item Objek Retribusi, Perubahan atas tarif Retribusi Pemeriksaan Alat Pemadam Kebakaran, Perubahan atas tarif Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi, serta Perubahan tarif Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi. (Release Kominfo/yg)

Facebook Comments