Padang Panjang Jadi Pemersatu Penyair Se-Asia Tenggara

Padang Panjang Jadi Pemersatu Penyair Se-Asia Tenggara

| Dari Balaikota
221

Padang Panjang, Kominfo – Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia Drs. Mustari Irawan, MPH membuka secara resmi Acara Seminar Temu Penyair se-Asia Tenggara di Auditorium Mifan Water Park, Jum’at (4/5).Turut hadir Pjs.Walikota Padang Panjang Irwan, S.Sos, MM, Plt.Sekretaris Daerah Kota Padang Panjang Indra Gusnady, SE, M.Si, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Alvi Sena, ST, MT, Ketua FPL Muhammad Subhan, unsur FORKOPIMDA dan undangan lainnya.

Mustari menyebutkan temu penyair se-Asia Tenggara merupakan sebuah pertemuan yang sangat baik sekali dan memberikan dampak untuk semua sastrawan baik yang di Padang Panjang, Indonesia maupun Mancanegara.

Kegiatan ini merupakan ajang silaturrahim antara penyair se-Nusantara dan Mancanegara seperti Timor Leste, Malaysia, Singapura, Brunei, dan Thailand. Saling berbagi pengetahuan dan pengalaman tentang dunia kreativitas penyair.

Saya berharap kepada penyair yang hadir hari ini dapat melakukan diskusi dengan penyair lainnya serta membuat perkembangan sastra semakin meningkat,” ujarnya.

Dengan tema “Sastra sebagai pemersatu antar bangsa” diharapkan mampu memberikan satu pemikiran dan tujuan yang sama.

Artinya kita sama – sama berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti disini dan kedepannya lebih besar dan lebih menantang lagi, tidak di tingkat Asia Tenggara saja melainkan di tingkat Internasional nantinya,” tutupnya.

Bersamaan dengan itu, Irwan menambahkan Padang Panjang sebenarnya sudah terkenal dengan sastrawannya, dan untuk membangkitkan kembali, Pemko melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan serta FPL digelarlah acara Temu Penyair se-Asia Tenggara ini.

Melalui acara inilah, kami mengundang sastrawan – sastrawan supaya mereka mengetahui bahwa Padang Panjang tidak hanya dikenal sebagai Kota Serambi Mekah, Kota Hujan tetapi juga punya sastrawan yang terkenal hingga mancanegara,” ungkap Irwan.

Dengan acara ini hendaknya dapat membangkitkan semangat – semangat generasi muda serta kedepannya menjadikan ajang motivasi bagi siswa-siswi SMP, SMA serta masyarakat Kota Padang Panjang mempunyai potensi akan lahirnya sastrawan muda.

Lain lagi dengan Alvi Sena, beliau mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan sastra yang ada di Padang Panjang agar bisa diketahui oleh mancanegara.

Tidak hanya itu, kegiatan ini hendaknya juga dapat memberikan cerminan dan masukan agar sastra ini jauh lebih meningkat.

Melalui seminar sastra ini, kita harapkan dunia sastra terus diminati dan semakin maju, serta banyak muda – mudi yang mau belajar sastra,”ujar Alvi.

Sedangkan salah seorang penyair dari Bali, Nunung mengatakan sangat bagus sekali dengan adanya kegiatan ini, semua sastrawan berkumpul, saling silaturrahmi dan saling membagi pendapat tentang bagaimana sastrawan ini kedepannya.

Saat ini sudah banyak sastrawan muda yang berbakat, kita berharap kedepannya lebih banyak lagi, serta untuk para sastrawan senior bisa memberikan ilmunya, saling berbagi untuk sastrawan junior, agar sastra kita ini tidak hilang dengan sendirinya,”harapnya. (Release Kominfo/ci/cg)

Facebook Comments