Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Melalui FPL Kembali Ukir Hal Baru

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Melalui FPL Kembali Ukir Hal Baru

| Dari Balaikota
164

Padang Panjang, Kominfo – Banyak hal baru dihadirkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang, kali ini melalui Forum Pegiat Literasi Kota Padang Panjang siswa-siswi yang iktu di kelas Kreatif melakukan penyegaran kegiatan “Hiking” dan “Out Bound” di Kaki Gunung Singgalang, Minggu (16/9).Siswa-siswi yang ikut ini dibagi menjadi enam kelompok, setiap kelompok membuat yel-yel dan menyanyikan selama perjalanan.

Kegiatan ini memiliki tujuan agar Siswa-Siswi menenal lingkungan disekitarnya, bagaimana kita menjaga dan melestarikan lingkungan di Daerah kita”, ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Alvi Sena, ST, MT melalui Kepala Bidang Perpustakaan Yoni Aldo, S.Sos.

Dengan dibentuknya kegiatan ini, diharapkan nantinya anak-anak lebih peduli akan lingkungan dan tentunya mereka mengetahui lingkungan disekitarnya, mana yang yang patut dilestarikan. Mereka yang ikut ini dituntut untuk peduli dengan lingkungan sekitar, tambah Yoni Aldo.

Nanti diperjalanan mereka akan memungut sampah yang mereka dapati, mengumpulkan pada plastic dan nantinya dibuang ketempat-tempat sampah, ini lah mulai kita ajarkan supaya mereka dewasa nanti sudah peduli akan lingkungan”, kata Yoni Aldo.

Sedangkan Ketua FPL Muhammad Subhan mengatakan, Kegiatan ini gunanya melatih siswa untuk peduli dan jeli. Istimewa juga, untuk ‘hiking’ kali ini adik-adik didampingi Instruktur Tamu, Novi Fani Rovika dari ‘OrangUFriend”, Komunitas Pecinta Orang Utan Kota Padang.

Literasi juga perlu membaca lingkungan, tidak hanya membaca dirumah atau ditempat-tempat pondok baca saja, melainkan dimana pun dan sekarang kita ambil di alam terbuka sekaligus mengajak anak-anak untuk peduli lingkunga, dan tentunya mereka akan dituntut untuk belajar lebih disini”, kata Subhan.

Perjalanan yang mereka hadapi tidak sedikit mulai dari memunguti sampah di sepanjang perjalanan, lanjut ke Stasiun Kereta Api Silaiang Bawah Padang Panjang, lalu meneruskan perjalanan ke Simpang Padang, kemudian menuruni tebing yang curam, memasuki ladang-ladang penduduk, hingga tibalah mereka di sebuah sungai berbatu berarus deras. Dibantu kakak-kakak relawan, adik-adik menyeberangi sungai satu persatu. Batu-batunya yang besar berlumut dan licin, nyaris menyulitkan penyeberangan. Tapi untunglah, mereka selamat hingga ke seberang meski kemudian disambut guyuran hujan lebat yang beberapa jam kemudian mereka berteduh di bawah tenda darurat juga di pondok petani di kaki Singgalang. Hujan teduh dua jam kemudian sebelum mereka melanjutkan perjalanan, kata Subhan menggambarkan kejadian hari kemarin.

Banyak pelajaran yang didaptkan dan diberikan pada hiking dan outbound kemarin, semoga mereka senang dan ilmu yang didapatkan menambah serta dipergunakan dengan baik nantinya, tutup Subhan. (Release Kominfo/cg)

Facebook Comments