Dua Tahun Hendri Arnis-Mawardi Memimpin Kota Padang Panjang, Kerja Keras untuk Kesejahteraan Masyarakat

Dua Tahun Hendri Arnis-Mawardi Memimpin Kota Padang Panjang, Kerja Keras untuk Kesejahteraan Masyarakat

| Dari Balaikota
830

HendriArnis WawakoMawardi

PADANG PANJANG – Tanggal 1 Oktober 2013 merupakan tanggal keramat bagi Walikota dan Wakil Walikota Padang Panjang Hendri Arnis-Mawardi. Pasalnya, tanggal prestius tersebut merupakan awal kepemimpinan pasangan yang memenangi Pilkada Kota Padang Panjang dan  dipundak kedua putra terbaik Padang Panjang itu.

Berbekal dukungan dari seluruh dari seluruh elemen masyarakat setempat, perjalanan Hendri Arnis sebagai Walikota Padang Panjang bisa dibilang tidak gampang. Tugas berat telah menghadang dimana dia harus bekerja keras dengan seluruh komponen yang ada untuk membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (ABPD-P) tahun 2013, belum lagi penetapan KUA-PPAS dan penyusunan APBD Tahun 2015.

“Kenangan pertama saya sebagai Walikota, ketika harus berhadapan dengan jadwal penyusunan dan penetapan anggaran perubahan, karena waktunya telah begitu mepet. Sehingga, dalam penyusunan APBD Perubahan, kita hanya mengikuti aturan formalitas dan Renstra yang telah ada, belum ada satupun program yang kita janjikan kepada masyarakat bisa direalisasikan dan dalam penganggaran APBD,” sebut Hendri Arnis.

Setelah selesai Penetapan APBD Perubahan, bukannya bisa langsung diikuti oleh pembahasan APBD Tahun 2014, sehingga butuh kerja keras dan pemusatan konsentrasi. Barulah di tahun 2014, cerita Hendri Arnis, semua program pembangunan yang dicita-citakan bisa dianggarkan dalam APBD dan diaplikasikan dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Pendek dan Menengah Kota Padang Panjang, termasuk juga dalam Renstra.

“Tetapi, apa yang kita agendakan tidak bisa berjalan mulus seperti yang kita harapkan, selain adanya sejumlah agenda politik daerah dengan pergantian Anggota DPRD dan belum sepenuhnya kepala SKPD memahami ide-ide pembangunan yang tertuang dalam APBD Tahun 2014, sehingga terjadi pembengkakan Silpa yang mencapai Rp.150 miliar, karena banyak program pembangunan yang tidak terencana dan terlaksana dengan baik,” sebut Hendri Arnis.

Terkatung-katungnya sejumlah program pembangunan dan tidak bisa direalisasikannya berbagai program pembangunan, membuat Hendri Arnis bersama Mawardi harus mencari solusi dengan penempatan sejumlah kepala SKPD dan menyusun kembali  rancangan struktur pemerintahan yang dinamis.

“Sebenarnya, cukup banyak program di APBD 2014 yang mendesak untuk dilaksanakan, seperti pembangunan Pasar Padang Panjang sebagai upaya pemulihan perekonomian masyarakat, pembangunan Islamic Center sebagai pusat pengkajian agama dan kebudayaan Islam, pembangunan Rusunawa untuk mengatasi keterbatasan lahan dan relokasi pemukiman penduduk yang berada di zona merah serta pembangunan Gor Banca Laweh sebagai pusat kegiatan olahraga masyarakat. Tetapi, itu baru bisa kita realisasikan di Anggaran Perubahan tahun 2015 melalui penganggaran tahun jamak dan diharapkan tuntas pada tahun 2017,” jelas suami dari Ny.Maria Veronika itu.

Walikota muda itu juga berharap, dengan dua tahun kepemimpinannya sebagai Walikota Padang Panjang bersama Wakil Walikota Mawardi, bisa merealisasikan Kota Padang Panjang yang Sehat dalam artian yang sesungguhnya.

“Sehat dalam artian sesungguhnya adalah Sehat perekonomiannya, sehat masyarakatnya, sehat lingkungannya, sehat pendidikannya dan sehat pemerintahannya. Jika semua sudah sehat, berbagai program yang kita rancang akan mudah terlaksana dan peningkatan kesejahteraan masyarakat bukan lagi sekedar impian,” ungkapnya.

Untuk mewujudkan Padang Panjang yang sehat dalam seluruh aspek kehidupan, Hendri Arnis bersama Ketua TP-PKK Ny.Maria Hendri Arnis juga tidak mau hanya mendengarkan laporan dari bawahan saja, tetapi selalu menyempatkan untuk turun mengunjungi masyarakat. Bahkan, dalam berbagai kesempatan, Hendri Arni juga tidak sungkan-sungkan untuk memasuki got yang kotor dan melaksanakan gotong royong bersama masyarakat.

Sehingga, dalam berbagai kesempatan, Walikota yang ramah dan murah senyum itu, tidak malu ikut mencangkul bersama masyarakat dan berbaur bersama petugas kebersihan saat membersihkan sejumlah fasilitas umum yang sudah tidak sesuai lagi dengan perunttukannya.

Bahkan, berbagai prestasi yang ditorehkan oleh Pemerintah Kota Padang Panjang juga tidak terlepas dari peran Ny. Maria Veronika sebagai istri dan Ketua TP-PKK Kota Padang Panjang dalam memberikan pembinaan terhadap kader PKK dari tingkat kota hingga tingkat kelurahan.

Sehingga, berbagai torehan prestasi yang ditorehkan selama kepemimpinan Hendri Arnis dan Mawardi, lebih banyak didominasi oleh keberhasilan dalam bidang pemberdayaan masyarakat, meskipun prestasi bidang pemerintahan juga tidak bisa dipandang sebelah mata (Humas)

Facebook Comments